tugas praktek tik
Jumat, 09 April 2010
tugas praktek
Nama : Sri Wulanti Ningrum
Kelas : 9A
Judul : Gara-gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga
Fathir adalah seorang siswa pandai di kelasnya, setiap kali ada ulangan/test dia pasti mendapatkan nilai terbaik. Dari segi prilaku pun dia sangat terpuji karena dia tak pernah berbuat ulah yang mampu mencemarkan nama baik keluarga dan sekolahnya. Tak heran bila keluarga, guru, dan teman-temannya senang dengan dirinya. Fathir berasal dari keluarga sederhana, ayahnya hanyalah seorang pedagang klontong di pasar. Namun, karena dia rajin belajar, akhirnya dia mampu bersaing dengan yang lain dan juga mampu menunjukan bahwa dia bisa.
Sekitar sepekan lagi Fathir akan mengikuti Ujian Nasional. Fathir menambah jam belajarnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal, siang dan malam dia tak pernah lepas dari membaca buku pelajaran. Sampai akhirnya tibalah pada hari yang di tunggu-tunggu. Fathir berangkat dengan tenangnya. Senyum dibibirnya mengawali harinya, tak lupa berpamitan dan meminta doa kepada kedua orang tuanya. Akhirnya bel pun berbunyi tanda bahwa ujian sudah akan di mulai.
Dengan wajah semangat Fathir mengerjakan soal-soal itu, sampai akhir menjelang bel berbunyi Fathir belum mengisi salah satu identitasnya pada lembar jawaban. Lalu dikumpulkannya lembar jawaban itu kepada pengawas. Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu tiba, yaitu hari pengumuman kelulusan. satu per satu nama siswa di sebutkan, yang lulus berjingkrak dan menjerit-jerit dengan gembira, sedangkan yang tidak lulus menangis hingga pingsan. Nama Fathir tak kunjung di sebutkan, hingga berakhir acara pengumuman, namanya tak juga di sebut. Akhirnya Fathir bertanya kepada wali kelas tentang nasib kelulusannya. Dengan wajah sedih dan sangat enggan mengungkapkan akhirnya wali kelas memberi tahu tentang kelulusan.
Seketika kaki Fathir melemas, ternyata dia di nyatakan tidak lulus, nilainya nol hanya karena belum mengisi kolom tanggal lahirnya. Fathir sangat kecewa, dia tak hanya diam dan terpuruk. Dia bangkit, dia mengikuti ujian susulan. Kali ini dia mengerjakan dan mengisi identitasnya dengan benar dan teliti, dia tak mau kejadian yang sama terulang lagi. Akhirnya Fathir lulus dengan nilai sempurna. Meskipun dia mengikuti ujian susulan, tapi dia diterima masuk ke Universitas terkemuka di Jakarta. Ya, semudah apapun yang kita lakukan kita harus tetap teliti. Jangan hanya gara-gara nila setitik akhirnya rusak susu sebelanga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Fa
Apa yang akan kau sembunyikan dari balik punggungmu hari ini?
Lihat profil lengkapku
Pengikut
Arsip Blog
▼
2010
(4)
▼
April
(4)
tugas praktek
tugas kami 3
tugas kami 2
bcd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar